JUAL BUKU TUA
Awalnya Ucok bekerja sebagai agen surat kabar di Cengkareng. Pekerjaan ini ia geluti usai sekolahnya pupus pada semester 6. Kesulitan biaya kuliah memaksanya berhenti dari Universitas Kristen Indonesia. Ia lalu bertekun dalam penjualan buku-buku bekas dan langka.
Kios pertama yang dirintisnya terletak di terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kiosnya tergolong kecil sehingga sedikit koleksi buku yang tertampung. Banyak koleksinya tertumpuk di rumahnya. “Waktu itu teman-teman banyak yang datang ke rumah,” kata Ucok.
cerita lengkapnya klik Kios Ucok

Juni 6, 2007 pada 4:38 pm
ehm…ehm…ehm…
Juni 6, 2007 pada 4:40 pm
dari tadi mbah dukun ehem-ehem doang…..ane sebenernya seneng barang tua kecuali buku dan wanita …heheheh
Juni 7, 2007 pada 2:37 pm
wow…matur nuwun mas infonya…jd pgn kesitu nyari kama sutra
Juni 7, 2007 pada 3:31 pm
Atau cari 1001 tafsir mimpi
Juni 8, 2007 pada 10:57 am
anu mas heru saya cari gaya bercinta dengan sepeda…waduh
Juni 8, 2007 pada 11:27 am
hiks ..Mau berpaling neh kayaknya bwahahaaa
September 29, 2009 pada 7:41 pm
buku tafsir Ulama Indonesia ada??? seperti buya HAmka, HAsbiy ash-shidiqy, dkk
bagi yang punya, tolong send ke email saya ya candra_es@yahoo.co.id
makasih